Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Tips Mengatasi Kehilangan Ide Menulis Artikel Di Blog


Apakah Anda pernah mengalami kebuntuan, kehilangan ide, tidak tahu apa yang mau di tulis untuk di posting di blog? Kebanyakan blogger pernah mengalami kehilangan ide.Bagaimana cara mengatasinya?

Ibarat kendaraan, setelah berlari kencang, menempuh perjalanan panjang, maka ada suatu saat di mana bahan bakarnya mulai berkurang bahkan habis. Kendaraan seperti itu butuh tambahan bahan bakar untuk dapat berjalan kembali.

Seperti itulah blogging, setelah mencurahkan tenaga waktu dan pikiran mengelolah, membuat konten secara berkala, membuat blogger terkadang kehilangan mood, kehabisan ide, pikiran terasa buntu, tidak tahu mau menulis apa.

Jika ini terjadi dalam waktu singkat maka tidak jadi persoalan, tetapi jika berlangsung lama maka pasti menimbulkan masalah baru di blog.

Jika terjadi hal seperti itu, apa yang sebaiknya dilakukan agar kontinuitas postingan dapat di pertahankan demi kelangsungan hidup blog.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tips untuk mengatsai hal tersebut. Coba lakukan tips berikut untuk mengatasi problem kehilangan ide membuat tulisan di blog.

1.  Blog walking

Blog walking, melihat-lihat head line dan membaca artikel yang menarik dapat menjadi trigger munculnya ide baru. Apalagi jika arikel tersebut membahas topic yang relevan dengan blog anda. 

Biasanya ada saja kalimat atau pernyataan di suatu artikel yang dapat membangkitkan ide segar untuk ditulis. Bahkan artikel tersebut dapat menjadi sumber data yang mendukung informasi yang ingin anda posting. Prioritaskan mengunjungi blog yang berisi artikel yang ditulis seorang expert di bidangnya, baik itu berbahasa Indonesia maupun berbahsa Inggeris. 

Lihat dan baca apa yang mereka tulis, apa yang di katakan orang tentang artikel tersebut ( komentar ). Biasanya orang menulis komentar dengan menyampaikan permasalahan yang mereka rasakan. Nah itu dapat di jadikan sebagai ide untuk menulis suatu artikel yang memberi solusi.

2.  Kunjungi social media

Sosial media seperti digg, delicious, lintas berita, infogue,kompasiana atau yang lainnya. Karena mereka memiliki banyak informasi dari banyak sumber dengan tingkat up date yang sangat tinggi. Anda boleh memilih topic apa saja yang menarik. Atau hanya membaca topic yang relevan dengan blog anda.

3.  Kunjungi toko buku/Majalah

Toko buku yang dimaksud tentulah toko buku online ( bisa juga ke toko buku off line, ) dengan koleksi buku yang cukup banyak. Katakanlah seperti Gramedia, Amazone books, dll yang memiliki banyak pilihan. Cari buku yang relevan dengan konten blog anda.

Baca judul-judul buku yang tersedia untuk memicu ide di pikiran anda. Bahkan bisa saja kalimat judul tersebut di jadikan judul artikel di postingan. Atau buku-buku tersebut dapat anda sarankan ke pembaca dengan menulis resensinya atau membuat synopsis beberapa buku kemudian memposting di blog anda. Ide bagus bukan ?

4.  Terjemahkan artikel  berbahasa Inggeris

Jika anda benar-benar buntu dan tidak tahu lagi mau nulis apa maka silahkan saja cari artikel  berbahasa Inggeris dan terjemahkan. Tapi hati-hati di sangka plagiat atau pembajak, jadi supaya anda bebas dari sangkaan sebaiknya kontak penulisnya kemudian minta izin. Ini jauh lebih bermartabat sekalian menjalin komunikasi dengan mereka.

5.  Mailing list

Jika anda mengikuti mailing list di berbagai blog/website, anda berpeluang mendapat kiriman informasi gratis dari mereka lewat email anda. Artikel yang terkirim dapat dijadikan sebagai sumber bahan tulisan.

Mungkin setiap hari ada saja kiriman di inbox email tentang berbagai topic. Anda dapat menemukan ide segar pada salah satu atau lebih email masuk tersebut. Atau mungkin anda membuat rewrite, katakanlah kompilasi dari beberapa artikel yang masuk. 

6.  Tinggalkan blog anda

Jika segala upaya sudah di lakukan dan ternyata hasilnya masih saja nihil, maka sebaiknya tinggalkan saja dulu sementara blog anda. Jangan dipikirkan untuk beberapa saat ( mungkin satu, dua atau tiga hari) jangan dipikirkan sama sekali dan biarkan mengendap di pikiran anda untuk beberapa lama. 

Biarkan pikiran relax, setelah itu baru kembali membuka blog anda. Biasanya setelah istirahat beberapa saat otak dan pikiran kita segar kembali dan siap di nyalakan . 

7.  Copy Paste

Ini cara terakhir yang mungkin dapat anda lakukan. Hanya saja jika ini benar-benar anda lakukan maka sebaiknya minta izin ke pemiliknya atau menuliskan sumber artikelnya. Katakan bahwa artikel ini  bersumber dari mana atau di tulis oleh siapa.

Ini merupakan cara yang lebih terhormat dan menunjukkan bahwa anda menghargai usaha orang lain dengan menulis sumber tersebut. Silahkan copy artikel dan paste di blog anda hanya jika anda mendapat izin dari pemiliknya.

Demikianlah 7 tips mengatasi kehilangan ide menulis di blog. Sebelum kejadian sebaiknya antisipasi dengan segera menuliskan ide yang muncul pada buku catatan anda, atau segera buat draf artikelnya. Sehingga anda memiliki stok artikel yang banyak dan siap di posting kelak.

Bagaimana dengan anda adakah pengalaman yang lebih seru silahkan di bagikan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Ok selamat mencoba.

Posting Komentar untuk "7 Tips Mengatasi Kehilangan Ide Menulis Artikel Di Blog"